Setelah tiba di kota Makkah, Jemaah Haji asal Sulut mendapatkan banyak pengalaman yang baik. Salah satunya dengan diundangnya ke Koah Makkatal Kubro, untuk melihat pameran sejarah pertama kali berdirinya kota Makkah.
Ada sekitar 50-70 Jemaah Haji asal Indonesia termasuk Sulut diundang oleh Syarikah sektor 3 Maktab 247 ke Koah Makkatal Kubro tersebut.
Lukisan keluarga kerajaan yang dipamerkan di Koah Makkatal Kubro.
Saat berada di tempat itu, para jemaah disajikan sejarah berdirinya kota Makkah dengan visual secara digital yang menambah banyak pengetahuan akan tempat Ka'bah berdiri.
Selain itu, sejarah kota Makkah di tempat itu juga bisa dinikmati lewat Virtual Reality, yang tentunya akan membuat orang yang melihatnya seolah-olah berada di zaman awal kota Makkah.
Duplikat Hajar Aswad yang dipamerkan kepada jemaah haji.
Sementara itu, tak hanya soal sejarah Kota Makkah saja, di tempat itu juga dipamerkan lukisan-lukisan keluarga kerajaan Arab Saudi. Ada juga duplikat dari Hajar Aswad, yang bisa ditemukan ketika memasuki ruangan pameran.
Adapun rombongan jemaah haji asal Sulawesi Utara yang tergabung dalam kloter 14 embarkasi Balikpapan, mendapatkan tempat tinggal di hotel Jawharat Al Talayie di Aziziyah. Mereka bersama dengan jemaah haji asal Makassar.