BMKG Prediksi Gelombang di Pelabuhan Merak Akan Rendah Selama Mudik Lebaran

Halaman ini telah diakses: Views
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati usai rakor di kantor Gubernur Jawa Tengah. Foto: Intan Alliva/kumparan
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati usai rakor di kantor Gubernur Jawa Tengah. Foto: Intan Alliva/kumparan

BMKG memprediksi gelombang tinggi tak akan terjadi di Pelabuhan Merak selama arus mudik Ramadan 2024. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, gelombang di Merak cenderung akan rendah, yaitu sekitar 0,25-1,5 meter.

"Prediksi prakiraan tinggi gelombang di Merak, diprediksi akan mencapai 0.25-1,5 meter, kategori rendah," kata Dwikorita dalam rapat bersama Komisi V di Gedung DPR, Senayan, Selasa (2/1).

"Namun bila ada dinamika cuaca kadang-kadang terjadi perubahan mendadak tapi bisa dideteksi sehari-3 jam sebelumnya," sambungnya.

Dia menuturkan, gelombang di laut Jawa diprediksi juga akan rendah dan aman untuk kepal berlayar.

"Gelombang di laut Jawa, warnanya biru, artinya ketegori rendah, 1 meter," ucap dia.

Dermaga 3 dan 6 Pelabuhan Merak, Banten, Jumat (21/4/2023).  Foto: Dok. Istimewa
Dermaga 3 dan 6 Pelabuhan Merak, Banten, Jumat (21/4/2023). Foto: Dok. Istimewa

Tak hanya itu, gelombang di Selat Bali hingga Tanjung Benoa juga diprediksi juga akan rendah.

"Selat Bali, Lombok dan Tj. Benoa, kondisi gelombang rata, 0,25-1,5 meter kategor rendah. Selat Bali Selatan 0,5-2 meter kategori sedang. Selat Lombok dan Tj Benoa berkisar 1-2,5 meter kategori sedang," tutup Dwikorita.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url