CIREMAITODAY.COM, INDRAMAYU — Realisasi penerimaan retribusi pasar daerah di Kabupaten Indramayu menunjukkan tren yang sangat positif menjelang penutupan tahun anggaran 2026. Perolehan PAD Pasar Jatibarang Indramayu optimis tembus 100 persen pada Desember mendatang seiring tingginya aktivitas perdagangan komoditas bahan pokok di kawasan tersebut.
Kepanatauan positif tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu, Suhendri, saat melakukan kunjungan lapangan dan pengawasan retribusi di Pasar Jatibarang, Jumat (30/10/2026).
Suhendri menjelaskan, berdasarkan catatan kinerja keuangan per September hingga awal Oktober 2026, realisasi pendapatan dari Pasar Jatibarang sudah menunjukkan grafik yang sangat menggembirakan.
“Per September di awal Oktober itu capaiannya sudah 70 persen lebih, bahkan hampir menyentuh angka 80 persen. Melihat tren harian yang ada, insya Allah sampai Desember nanti target 100 persen bisa tercapai,” ujar Suhendri.
Politisi DPRD Indramayu ini merinci, penerimaan pendapatan daerah di pasar tersebut ditopang oleh dua sektor utama, yakni retribusi parkir kendaraan serta retribusi pelayanan pasar untuk kios dan lapak pedagang.
Khusus untuk potensi retribusi parkir saja, estimasi penerimaannya ditargetkan mampu menyumbang angka yang cukup signifikan bagi kas daerah.
“Kalau kisaran angka retribusi dan parkir itu, untuk parkir saja mungkin di atas Rp700 juta sampai Rp800 juta. Kalau rincian retribusi kios datanya lengkap di kantor dinas, tapi secara keseluruhan kinerjanya sangat baik,” ungkapnya.
Suhendri menambahkan, di tengah gempuran tren belanja digital yang memicu penurunan omzet di beberapa pasar tradisional daerah lain, Pasar Jatibarang justru relatif stabil dan menjadi salah satu penyumbang retribusi tertinggi bersama Pasar Karangampel.
Karakteristik Pasar Jatibarang yang didominasi oleh komoditas sayur-mayur dan bahan pangan segar menjadi kunci utama bertahannya daya beli masyarakat di lokasi tersebut.
“Dari seluruh pasar daerah di Indramayu, yang paling bagus performansinya itu Pasar Jatibarang dan Pasar Karangampel. Kalau pasar di daerah lain mungkin agak sepi karena masyarakatnya banyak belanja secara online. Kalau Pasar Jatibarang ini kan mayoritas pasar komoditas sayuran, jadi orang tetap datang belanja langsung,” pungkas Suhendri.
The post Tembus 80 Persen, DPRD Optimis Target PAD Pasar Jatibarang Capai 100 Persen di Akhir Tahun appeared first on Ciremai Today.