Kolaborasi Pemkot Cirebon dan APJATEL, Infrastruktur Telekomunikasi Menuju Lebih Tertata - ciayumajakuning

Halaman ini telah diakses: Views
Ciremai Today
Jendela Informasi Jawa Barat 
Kolaborasi Pemkot Cirebon dan APJATEL, Infrastruktur Telekomunikasi Menuju Lebih Tertata
Nov 3rd 2026, 20:41 by Tarjoni

CIREMAITODAY.COM, CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon terus mendorong pembenahan infrastruktur perkotaan, termasuk jaringan kabel telekomunikasi yang selama ini masih terlihat semrawut di sejumlah kawasan. Melalui kolaborasi dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Indonesia (APJATEL), penataan jaringan kabel akan dilakukan secara bertahap untuk menghadirkan lingkungan kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkot Cirebon dan APJATEL tentang Penataan dan Pengembangan Jaringan Infrastruktur Pasif di Kota Cirebon. Penandatanganan berlangsung di Ruang Prabayaksa Gedung Sekretariat Daerah Kota Cirebon, Selasa (3/11/2026), dan dilakukan langsung oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo.

Kesepakatan ini menjadi langkah penting dalam membangun tata kelola jaringan telekomunikasi yang lebih terintegrasi. Sebab, keberadaan kabel yang melintang dan menumpuk tidak hanya memengaruhi keindahan kota, tetapi juga berkaitan dengan keamanan serta kenyamanan masyarakat.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan kerja sama tersebut menjadi awal untuk mempercepat realisasi penataan jaringan. Setelah penandatanganan MoU, tahapan berikutnya akan dilanjutkan melalui kerja sama operasional (KSO) bersama pihak-pihak yang terlibat.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah melaksanakan MoU dengan APJATEL dan disaksikan oleh para operator, jajaran perangkat daerah, serta DPRD. Harapan kami, program ini bisa berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi Kota Cirebon. Setelah MoU ini, kita akan masuk ke tahap KSO agar pelaksanaannya bisa segera dilakukan,” ujar Edo.

Penataan Dimulai dari Jalan Protokol

Sebagai tahap awal, program penataan akan menyasar sejumlah jalan protokol dengan panjang penanganan sekitar 12 kilometer. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan masing-masing operator telekomunikasi.

Pemkot Cirebon juga menyiapkan rencana perluasan penataan ke kawasan permukiman setelah tahap awal berjalan. Salah satu sasaran utamanya ialah mengurangi banyaknya tiang provider yang berdiri berdekatan di lingkungan warga.

Melalui konsep penggunaan tiang bersama, jaringan dari sejumlah operator diharapkan dapat ditempatkan pada infrastruktur yang lebih terintegrasi. Dengan demikian, keberadaan tiang provider yang berjejer di satu kawasan dapat dikurangi.

Kawasan Harjamukti menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian. Pemkot Cirebon akan mempertimbangkan tingkat kepadatan kabel dan tiang provider dalam menentukan lokasi prioritas pengerjaan.

Gunakan Sistem Ducting, Pembiayaan Tanpa APBD

Penataan jaringan telekomunikasi diarahkan menggunakan sistem ducting, yakni penempatan kabel melalui jalur khusus. Sistem ini memungkinkan jaringan kabel tersusun lebih rapi dan mengurangi ketergantungan pada bentangan udara.

Selain memperbaiki estetika kawasan perkotaan, penerapan ducting diharapkan dapat meminimalkan potensi gangguan serta risiko keselamatan akibat kabel yang tidak tertata.

Edo menegaskan, program tersebut tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Pembiayaan pekerjaan menjadi tanggung jawab APJATEL bersama operator telekomunikasi yang terlibat. Sementara itu, pemerintah daerah memberikan dukungan melalui penyediaan lahan yang dibutuhkan untuk menunjang pelaksanaan program.

Wali Kota juga mengajak masyarakat mendukung proses pengerjaan. Sejumlah kegiatan teknis, seperti pengeboran atau boring untuk pemasangan jalur kabel, berpotensi menimbulkan gangguan sementara terhadap aktivitas warga.

“Kami mohon dukungan masyarakat Kota Cirebon. Dalam prosesnya nanti mungkin ada pekerjaan boring atau kegiatan teknis lainnya yang sedikit mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, ini merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk membenahi kota. Mudah-mudahan masyarakat bisa memahami karena hasil akhirnya juga untuk kepentingan dan kenyamanan bersama,” tuturnya.

APJATEL Siap Dukung Pembenahan Infrastruktur Kota

Dukungan terhadap program tersebut disampaikan Ketua Koordinator Wilayah Jawa Barat APJATEL, Yudiana Arifin. Ia mengapresiasi komitmen Wali Kota Cirebon beserta jajaran pemerintah daerah dalam mendorong penataan jaringan telekomunikasi.

Menurut Yudiana, persoalan kabel yang tidak tertata membutuhkan keterlibatan seluruh operator. Jaringan telekomunikasi yang berada di ruang publik harus dikelola dengan memperhatikan keselamatan dan kepentingan masyarakat.

Ia menjelaskan, APJATEL sebelumnya telah melakukan seremoni awal penataan bersama Wali Kota Cirebon pada Februari 2026. Setelah itu, perapian kabel di sejumlah ruas jalan berjalan melalui koordinasi dengan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Cirebon serta operator terkait.

Namun, perapian kabel saja dinilai belum cukup untuk menyelesaikan persoalan dalam jangka panjang. Karena itu, APJATEL siap melanjutkan program melalui relokasi jaringan dengan sistem ducting.

Yudiana juga menyoroti pentingnya aspek keselamatan. Sejumlah kejadian kecelakaan akibat kabel yang tidak tertata, termasuk insiden warga tersangkut kabel di Bandung, menjadi pengingat perlunya pembenahan infrastruktur telekomunikasi.

“Penataan jaringan ini merupakan bentuk tanggung jawab kami sebagai asosiasi bersama seluruh operator kepada pemerintah daerah dan masyarakat. Kami siap mendukung program Pemerintah Kota Cirebon, termasuk dalam penataan dan relokasi jaringan melalui sistem ducting,” ucapnya.

Dengan adanya MoU ini, komitmen tersebut semakin jelas dan menjadi dasar bagi kami untuk melanjutkan pekerjaan ke tahap berikutnya. Seluruh pembiayaan program ini juga menjadi tanggung jawab APJATEL bersama para operator, tanpa membebani APBD maupun APBN,” ungkap Yudiana.

Melalui kerja sama tersebut, Pemkot Cirebon dan APJATEL berharap penataan jaringan telekomunikasi dapat berlangsung secara terencana dan berkelanjutan. Kolaborasi ini sekaligus menjadi bagian dari langkah membangun infrastruktur perkotaan yang lebih modern.

Ke depan, penataan kabel diharapkan tidak hanya memperindah wajah Kota Cirebon, tetapi juga menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan mendukung aktivitas masyarakat.

The post Kolaborasi Pemkot Cirebon dan APJATEL, Infrastruktur Telekomunikasi Menuju Lebih Tertata appeared first on Ciremai Today.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url