CIREMAITODAY.COM, CIREBON – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Hasan Basori, menyoroti minimnya kehadiran sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dalam rangkaian rapat paripurna selama sepekan terakhir.
Menurut Hasan, sebagian kepala OPD memilih mengutus perwakilan meski agenda yang berlangsung berkaitan dengan pembahasan dan pengambilan keputusan DPRD.
“Paripurna itu ada momentum pengambilan kebijakan tertinggi. Otomatis semua kepala SKPD harus menghadiri,” ujar Hasan, Senin (5/10/2026).
Ia memahami ketidakhadiran kepala OPD jika terdapat agenda mendesak yang tidak dapat ditinggalkan. Namun, Hasan mempertanyakan jika kondisi tersebut terjadi berulang dalam beberapa agenda paripurna.
“Kecuali ada alasan yang urgent. Tapi masa paripurna yang berlangsung hampir satu minggu belakangan ini, banyak kepala OPD yang berbarengan punya agenda urgent, sampai-sampai paripurna banyak yang diwakilkan,” tandasnya.
Hasan mengatakan dirinya belum mengetahui alasan pasti sejumlah kepala OPD tidak hadir secara langsung. Namun, menurut dia, kehadiran pimpinan perangkat daerah tetap penting dalam forum paripurna.
“Saya tidak tahu apa alasannya. Tapi kalau hampir setiap paripurna banyak kepala OPD tidak hadir, kesannya paripurna dianggap sepele,” katanya.
Ia menjelaskan, sejumlah keputusan dalam rapat paripurna berkaitan dengan kebijakan yang nantinya harus ditindaklanjuti oleh perangkat daerah.
Karena itu, Hasan berharap kepala OPD dapat memberikan perhatian lebih terhadap agenda paripurna, terutama saat DPRD memasuki tahapan pembahasan dan pengambilan keputusan.
“Paripurna itu agenda penting, apalagi menyangkut pengambilan keputusan. Saya kecewa berat kalau ketidakhadiran kepala OPD terus berulang,” pungkasnya.
Sementara ini, belum ada penjelasan resmi dari Pemerintah Kabupaten Cirebon mengenai alasan sejumlah kepala OPD tidak hadir secara langsung dalam rangkaian rapat paripurna tersebut.
The post Kecewa, DPRD Cirebon Pertanyakan Kehadiran Kepala OPD pada Rapat Paripurna appeared first on Ciremai Today.