Outfit Tissa Biani saat acara Share The Joy Crocs. Foto: Crocs Indonesia
Selain berperan sebagai media komunikasi dan hiburan, media sosial juga menjadi sumber lahirnya berbagai tren fashion. Ketika seseorang mengunggah video dengan outfit yang menarik dan mencuri perhatian publik, kolom komentar akan dipenuhi dengan pertanyaan seperti, "Beli di mana?". Dari situ muncul rasa fear of missing out (FOMO) untuk memiliki jenis pakaian serupa.
Kebiasaan itu ternyata tak berlaku bagi musisi Tissa Biani. Kepada kumparanWOMAN, perempuan berusia 23 tahun ini mengaku jarang mengikuti tren fesyen dan lebih ingin tampil menjadi diri sendiri.
"Aku jarang mengikuti tren (fesyen), aku pun lebih percaya diri ketika aku bisa menjadi diri sendiri. Aku lebih berani tampil kalau nyaman dengan outfit yang aku sukai, bukan mengikuti apa yang orang lain suka," ujarnya saat ditemui dalam acara Share The Joy Crocs, pada Jumat (13/2).
Pemeran Marlina di film Agak Laen ini juga mengatakan kalau ia lebih suka mengenakan busana sesuai keinginan. Misalnya ketika menghadiri acara Crocs, Tissa ingin berpakaian dengan sentuhan wastra. Oleh karena itu, ia memadukan pakaian bernuansa wastra dengan Crocs. Tampilannya berwastra pun jadi terkesan lebih modern.
"Aku suka pakai hal-hal yang berbau wastra seperti saat ini, ya, sudah kalau aku lagi pengin pakai—ya, pakai saja," ungkapnya.
Tissa membagikan tips percaya dirinya saat tampil di publik. Baginya, tidak mengikuti standar di media sosial merupakan salah satu cara untuk bisa jadi diri sendiri.
"Supaya bisa selalu tampil percaya diri menurutku jangan mengikuti standar media sosial. Karena apa yang ada di media sosial itu kadang suka dilebih-lebihkan dan ada provokasi," ujar Tissa.
Ia menambahkan kalau komentar buruk tidak perlu ditanggapi, terutama jika hal tersebut tidak benar. Menurutnya, rasa percaya diri sejatinya berasal dari pikiran yang tenang dan nyaman. Oleh karena itu ia mengingatkan: "Kita harus selalu nyaman sama pikiran kita sendiri".