China Ancam Ambil Langkah Tegas Jika Trump Kembali Kenakan Tarif Baru - juandry blog

Halaman ini telah diakses: Views
kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
China Ancam Ambil Langkah Tegas Jika Trump Kembali Kenakan Tarif Baru
Feb 25th 2026, 18:48 by kumparanBISNIS

Presiden AS Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping saat mereka mengadakan pertemuan bilateral di Bandara Internasional Gimhae, di sela-sela KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik, di Busan, Korea Selatan, Kamis (30/10/2025). Foto: Evelyn Hockstein/REUTERS
Presiden AS Donald Trump berjabat tangan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping saat mereka mengadakan pertemuan bilateral di Bandara Internasional Gimhae, di sela-sela KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik, di Busan, Korea Selatan, Kamis (30/10/2025). Foto: Evelyn Hockstein/REUTERS

China memberi peringatan keras bahwa mereka akan mengambil semua langkah yang diperlukan jika AS menggunakan hasil penyelidikan perjanjian dagang tahun 2020 untuk mengenakan tarif baru.

Dikutip dari Bloomberg, Rabu (25/2), Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer mengatakan dimulainya penyelidikan tarif terhadap China adalah penegasan tekad pemerintahan Trump untuk menegakkan komitmen China dalam perjanjian dagang Phase One (2020) demi melindungi kepentingan rakyat AS.​

Ia menjelaskan penyelidikan itu dilakukan lewat mekanisme Section 301 Trade Act 1974, dan pada tahap awal akan berfokus pada pelaksanaan komitmen China di bawah kesepakatan Phase One tersebut.

Kementerian Perdagangan China menegaskan telah menghormati kesepakatan Fase Satu meski sempat ada gangguan akibat pandemi. China juga menyatakan telah mematuhi janji terkait hak kekayaan intelektual serta pembukaan pasar keuangan dan pertanian.

China Sebut AS Rusak Perjanjian

Suasana bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Long Beach, California, Amerika Serikat, Rabu (2/4/2025). Foto: Frederic J. Brown/AFP
Suasana bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Long Beach, California, Amerika Serikat, Rabu (2/4/2025). Foto: Frederic J. Brown/AFP

China menuduh AS merusak pelaksanaan perjanjian dengan memperketat kontrol ekspor serta membatasi investasi dari kedua belah pihak. Mereka menilai langkah AS telah menghambat kegiatan perdagangan dan investasi yang normal.

"Jika AS bersikeras untuk melanjutkan penyelidikan (Phase One) terkait, atau bahkan menggunakan penyelidikan tersebut sebagai dalih untuk memperkenalkan langkah-langkah pembatasan seperti tarif, China akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk dengan tegas membela hak dan kepentingannya yang sah," kata Menteri Perdagangan China, Wang Wentao.

Ketegangan ini muncul hanya beberapa minggu sebelum rencana kunjungan Trump ke Beijing. Itu akan menjadi kunjungan pertama seorang Presiden AS ke China sejak 2017.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent bersama Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer menjawab pertanyaan wartawan usai pembicaraan antara pejabat senior AS dan China mengenai tarif di Kedubes AS untuk Swiss, Jenewa, Minggu (11/5/2025). Foto: VALENTIN FLAURAUD/AFP
Menteri Keuangan AS Scott Bessent bersama Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer menjawab pertanyaan wartawan usai pembicaraan antara pejabat senior AS dan China mengenai tarif di Kedubes AS untuk Swiss, Jenewa, Minggu (11/5/2025). Foto: VALENTIN FLAURAUD/AFP

Kejadian ini juga berlangsung tidak lama setelah Mahkamah Agung AS membatalkan aturan tarif global Trump. Dengan putusan itu, China diuntungkan karena menghadapi biaya yang lebih rendah dibandingkan sekutu AS lainnya.

Jamieson Greer menyebut pemerintah masih dapat menerapkan bea masuk melalui ketentuan hukum yang dikenal sebagai Pasal (section) 301 dan aturan hukum lainnya. Penyelidikan mengenai kepatuhan Fase Satu ini sudah dibuka oleh AS sejak Oktober 2025.

Kemendag China mendesak AS untuk menilai perjanjian tersebut secara objektif serta rasional dan menghindari aksi saling menyalahkan. Mereka menyatakan keinginan untuk menggunakan mekanisme konsultasi yang ada guna fokus pada kesepakatan yang sudah tercapai dan melihat ke arah masa depan.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url