Cara Chef Hilangkan Bau Perengus pada Daging Kambing - juandry blog

Halaman ini telah diakses: Views
kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Cara Chef Hilangkan Bau Perengus pada Daging Kambing
Feb 26th 2026, 10:00 by kumparanFOOD

Ilustrasi daging kambing. Foto: ZahyMaulana/Shutterstock
Ilustrasi daging kambing. Foto: ZahyMaulana/Shutterstock

Mengolah daging kambing memang punya tantangan tersendiri. Apalagi salah satu yang paling sering dikeluhkan adalah bau khasnya atau yang sering disebut bau perengus.

Ya, aroma inilah yang bikin sebagian orang malas masak daging kambing di rumah, meski sebenarnya rasanya lezat dan cocok diolah menjadi berbagai hidangan seperti sate, gulai, atau tongseng.

Berbeda dengan daging sapi atau kerbau, daging kambing memiliki aroma yang lebih kuat. Namun, menurut Sous Chef Hotel Aston Serang, Hermawan, bau tersebut sebenarnya bisa diminimalkan dengan cara pengolahan yang tepat.

Chef Hermawan menyarankan agar daging kambing yang baru dibeli dari pasar atau swalayan tidak langsung dicuci. "Iya, nggak boleh (dicuci). Kambing itu semakin dicuci, aromanya malah semakin menguap," kata Chef Hermawan saat ditemui di Hotel Aston Serang beberapa waktu lalu.

Sous chef Hotel Aston Serang, Hermawan. Foto: Ela Nurlaela/kumparan
Sous chef Hotel Aston Serang, Hermawan. Foto: Ela Nurlaela/kumparan

Setelah dibersihkan dari kotoran yang menempel, daging kambing sebaiknya langsung dimarinasi. Proses marinasi untuk kambing juga perlu waktu lebih lama dibandingkan daging lain agar aromanya benar-benar berkurang.

Untuk bahan marinasi, Chef Hermawan menyarankan menggunakan jeruk nipis dan daun jeruk. Daging kemudian diaduk hingga tercampur rata. Tambahkan bumbu seperti lada dan ketumbar untuk membantu menyamarkan aroma khas kambing.

"Kalau kambing itu (marinasinya) cukup lama, bisa satu sampai dua jam supaya aromanya benar-benar hilang," jelasnya.

Tak hanya itu, sebelum mulai dimasak dengan bumbu utama, chef Hermawan mengatakan, daging kambing yang sudah dimarinasi sebaiknya direbus sebentar sekitar 15 menit. Proses ini bertujuan untuk mengeluarkan sisa darah sehingga aroma tidak tercampur ke dalam masakan.

"Kita rebus sebentar untuk membuang darahnya, baru setelah itu mulai masak. Kalau tidak direbus, aromanya bisa bercampur dengan bumbu yang sudah disiapkan," tambahnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url