Andalkan Surat Utang, Purbaya Pastikan Tak Ada Burden Sharing Bank Indonesia - juandry blog

Halaman ini telah diakses: Views
kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Andalkan Surat Utang, Purbaya Pastikan Tak Ada Burden Sharing Bank Indonesia
Feb 3rd 2026, 19:45 by kumparanBISNIS

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan pada konferensi pers APBN KiTa edisi Januari 2026 di Jakarta, Kamis (8/1/2026). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan pada konferensi pers APBN KiTa edisi Januari 2026 di Jakarta, Kamis (8/1/2026). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berjanji tidak akan menggunakan skema burden sharing dengan Bank Indonesia (BI) untuk pembiayaan anggaran. Ia memastikan independensi bank sentral tetap dijaga dan pemerintah memilih menempuh jalur penerbitan surat utang sebagai instrumen pembiayaan.

Purbaya menilai kondisi fiskal Indonesia saat ini jauh lebih solid dibandingkan periode pandemi COVID-19. Dengan kekuatan tersebut, Kementerian Keuangan disebutnya tak memiliki alasan untuk meminta BI kembali membeli surat berharga negara (SBN) di pasar perdana seperti yang pernah dilakukan pada 2020-2021.

"Tidak (akan burden sharing), bank sentral itu independen. Saya cukup kaya, saya bisa menerbitkan obligasi sendiri untuk stabilitas pasar," kata Purbaya dalam Indonesia Economic Summit di Hotel Shangri-La, Selasa (3/2).

Pekerja berjalan di kawasan Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (3/9/2025). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO
Pekerja berjalan di kawasan Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (3/9/2025). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Purbaya menegaskan tidak ingin mengulang kebijakan luar biasa yang ditempuh saat krisis kesehatan global. Kala itu, pemerintah dan BI menyepakati skema burden sharing melalui Surat Keputusan Bersama (SKB), termasuk pembelian SBN dengan bunga nol persen untuk menopang pembiayaan penanganan pandemi.

"Saya tidak ingin mengganggu independensi bank sentral dengan meminta mereka membeli obligasi saya di pasar perdana. Jadi jangan khawatir. Saya tidak akan mengulangi burden sharing tahun 2021," ungkap dia.

Meski menutup pintu burden sharing, Purbaya menilai peran BI tidak berhenti pada menjaga stabilitas nilai tukar dan inflasi. Menurutnya, otoritas moneter juga memiliki mandat untuk turut mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui koordinasi kebijakan dengan pemerintah.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url