Sesi talkshow di acara kumparanMOM Mom's Meet Up bersama Nestle, Rabu (10/12/2025). Foto: Dok. kumparan
Dalam rumah tangga, ibu berperan penting dalam memperhatikan pemenuhan gizi keluarga. Dalam rangkaian kampanye Cek Label, Nestlé Indonesia bersama kumparanMOM menggelar Mom's Meet Up pada Rabu, 10 Desember 2025, di Cerita Rasa Nusantara, Jakarta.
Pada sesi Mom's Meet Up kali ini, para ibu mengikuti talkshow bertajuk 'Sehat Nggak Cuma dari Klaim, Yuk Belajar Baca Label'. Para pakar seperti ahli gizi dr. Verawati Sudarma, M.Gizi, SpGK, dan Market Nutritionist Nestlé Indonesia Yunita Purnama Sari, menjelaskan pentingnya memahami cara membaca label kemasan yang benar sebelum membeli untuk memastikan bahwa kandungan gizi sesuai dengan kebutuhan diri dan keluarga.
Terlebih, ibu memiliki peran penting dalam pemenuhan gizi keluarga, sebagai penggerak yang mengajak serta dapat menyalurkan pengetahuan kepada ayah dan anak. Dengan demikian, seluruh keluarga dapat memahami kandungan yang terdapat pada suatu produk dan bijak dalam memilih konsumsi yang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari. Penting bagi setiap orang untuk memiliki kesadaran dan pemahaman mengenai cara membaca dan memahami label produk.
Pemaparan pentingnya baca label makanan di acara kumparanMOM Mom's Meet Up bersama Nestle, Rabu (10/12/2025). Foto: Dok. kumparan
Untuk menjawab tantangan ini, Nestlé Indonesia bekerja sama dengan kumparanMOM, mengadakan kampanye edukasi bertajuk #CekLabelCekSehatmu. Kampanye ini dirancang untuk mengedukasi masyarakat tentang cara membaca label dengan benar, memahami kandungan produk, informasi gizi, serta memilih produk yang mendukung gaya hidup sehat. Melalui konten edukatif dan interaktif, kampanye ini mengajak konsumen untuk lebih kritis terhadap informasi yang mereka terima, sehingga tercipta ekosistem konsumsi yang transparan dan bertanggung jawab. Kampanye ini dilaksanakan sejak Oktober sampai Desember dengan melalui tiga fase, yaitu Foundation & Awareness, Engagement & Education, dan Action & Community Building, salah satunya melalui Mom's Meet Up kali ini.
Cara Sederhana Memahami Label Makanan
dr. Verawati Sudarma, M.Gizi, SpGK pada acara kumparanMOM Mom's Meet Up bersama Nestle, Rabu (10/12/2025). Foto: Dok. kumparan
dr. Vera menjelaskan, salah satu yang paling penting dan mudah dipahami saat membaca label kemasan makanan adalah urutan komposisi. Urutan yang paling pertama adalah kandungan yang paling banyak dalam produk makanan tersebut. Kemudian, bahan yang dicetak tebal biasanya yang mengandung alergen.
Lalu, pada informasi nilai gizi, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah jumlah takaran saji. Misalnya, makanan dengan jumlah takaran saji 6, artinya anjuran konsumsinya 6 kali, bukan untuk dihabiskan dalam 1 waktu. Begitu juga dengan jumlah energi, lemak, protein, dan sebagainya, merupakan jumlah untuk tiap sajian, bukan jumlah dalam 1 kemasan makanan.
Ia menegaskan, ada 4 poin penting yang perlu diperhatikan dalam membaca label kemasan makanan, yakni sensitive information, jumlah kalori, kandungan nutrien, dan rekomendasi harian/takaran saji.
Market Nutritionist Nestle Indonesia Yunita Purnama Sari, kumparanMOM Mom's Meet Up bersama Nestle, Rabu (10/12/2025). Foto: Dok. kumparan
Senada dengan penjelasan dr. Vera, Market Nutritionist Nestlé Indonesia Yunita Purnama Sari, mengungkapkan, Nestlé senantiasa berupaya mengedukasi konsumennya untuk teliti dalam membaca label kemasan makanan. Selain melalui uji dari BPOM, Nestlé juga telah menerapkan pengujian internal yang sangat ketat untuk semua produknya. Dari sisi pelabelan juga diperhatikan, mulai dari tata letak informasi gizi hingga ukuran font, diatur dengan sangat rinci.
"Penempatan informasi-informasi penting tadi, kita taruh di bagian depan kemasan yang sangat mudah dilihat oleh konsumen. Jadi di sini sebenarnya kalau untuk informasi GDA atau Guideline Daily Amount itu sebenarnya gak wajib, tapi kalau di Nestlé, untuk produk-produknya rata-rata memang kami dengan sukarela memberikan informasi mengenai GDA ini atau Guideline Daily Amount," tuturnya.
Selain itu, beberapa produk Nestlé yang sudah berlogo 'Pilihan Lebih Sehat' dari BPOM. Artinya, produk ini dinilai lebih sehat dibanding produk sejenis lain yang beredar di pasaran. Semua upaya yang dilakukan Nestlé tersebut diharapkan memudahkan konsumen untuk lebih teliti dalam memilih makanan, terutama bagi ibu yang merupakan garda terdepan dalam pemenuhan asupan gizi keluarga.
"Harapannya, setelah mengikuti acara ini, para ibu dapat lebih memahami untuk memilih produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan keluarga. Dengan membaca label produk secara teliti dan memperhatikan komposisi serta kandungan gizi sesuai takaran saji, kita akan menjadi lebih bijak dalam mengonsumsi makanan." katanya.
Hal ini juga diamini para peserta yang hadir, salah satunya Cintya Maulani, ibu dua anak dari Tangerang. Ia mengaku, talkshow ini benar-benar 'membuka matanya' mengenai pentingnya membaca label kemasan makanan, bukan asal membeli yang murah. Sebagai ibu, ia merasa bertanggung jawab pada apa yang dikonsumsi keluarganya.
"Jadi habis ini nggak asal beli karena ada dampaknya ke keluarga. Kita mau dampak baik atau buruk? Tentunya baik kan, jadi kalau mau baik, kita harus mencermati label produk saat berbelanja," katanya.
Keseruan kumparanMOM Mom's Meet Up bersama Nestle, Rabu (10/12/2025). Foto: Dok. kumparan
Usai talkshow, ada banyak game dan challenge berhadiah yang diikuti para ibu. Semua peserta antusias, karena tak cuma dapat banyak ilmu, mereka juga membawa pulang banyak hadiah! Wah, seru ya, Moms! Sampai jumpa di acara berikutnya!