Ilustrasi perempuan Muslim yang sedang traveling. Foto: Thanakorn.P/Shutterstock
Tak terasa wisatawan sudah berada di penghujung tahun dan segera menyambut tahun yang baru. Tahun baru, semangat travelingyang baru, di 2026 ternyata ada sejumlah tren perjalanan baru bagi wisatawan Indonesia.
Agen perjalanan Golden Rama mengungkapkan bahwa wisatawan Indonesia lebih sadar akan nilai hingga memiliki ketertarikan soal keunikan lokal kala berwisata.
"Kami melihat wisatawan Indonesia kini lebih sadar nilai, lebih mencari keunikan lokal dan lebih ingin merasakan perjalanan yang autentik," ujar Presiden Direktur Golden Rama Tours & Travel Madu Sudono seperti dikutip dari Antara.
Ilustrasi traveling sendirian ke pantai. Foto: Shutterstock
Melalui gelaran Experience Travel (Extra) 2025 yang digelar beberapa waktu lalu, Golden Rama menyoroti adanya empat pergeseran preferensi wisatawan Indonesia. Di mana pengalaman autentik yang semakin menjadi prioritas dengan wisata kuliner, seni budaya, hingga wellness retreat yang kian diminati, tur grup juga kembali populer untuk rute Eropa, Korea, China, dan Rusia.
Kemudian wisata cruise atau wisata naik kapal pesiar menunjukkan peningkatan signifikan terutama bagi keluarga dan pasangan yang menyukai slow travel, premium travel dengan perencanaan cermat, memanfaatkan reward bank, cicilan jangka panjang dan travel voucher.
Ilustrasi kapal pesiar. Foto: eskystudio/Shutterstock
Sementara itu, GM Communication & CRM Golden Rama Ricky Hilton mengatakan bahwa pergeseran ini menjadi cerminan wisatawan Indonesia kian matang dalam perencanaan.
Tren Wisatawan Global
Lebih jauh, berdasarkan kapitan Skyscanner Travel Trends 2026, sebanyak 84 persen wisatawan global berencana bepergian dengan durasi yang sama atau lebih banyak dibanding tahun sebelumnya dengan motivasi bergeser yakni perjalanan menjadi cara untuk menemukan makna, merawat diri, dan tenggelam dalam budaya lokal.
Tren yang menonjol adalah altitude shift yakin sebanyak 76 persen wisatawan global tertarik menjadikan pegunungan sebagai retreat, bukan sekedar destinasi ski tapi ruang untuk ketenangan, udara bersih dan reset mental.
Ilustrasi traveler traveling di alam sambil membuka smartphone. Foto: A_B_C/Shutterstock
Sejalan dengan temuan ini, Extra 2025 telah menampilkan inspirasi perjalanan ke berbagai destinasi pegunungan Asia dan Eropa, salah satu yang diangkat adalah Dolomites yakni jajaran Alpen Italia Utara yang merupakan UNESCO World Heritage Site.
Destinasi ini terkenal dengan lembah dramatis, tebing batu kapur yang menjulang, dan desa-desa alpine yang tenang. Dolomites kini menjadi ikon slow-mountain travel, tempat wisatawan dapat menikmati jalur trekking ringan, wellness lodges, kuliner lokal Ladin, hingga pemandangan golden hour yang luar biasa.