Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (27/11).
Pantauan di lokasi, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani tiba pukul 14.50 WIB. Kemudian disusul Wamendagri Bima Arya.
Bima menyebut, dirinya dipanggil Prabowo untuk membahas berbagai bencana yang saat ini terjadi di sejumlah daerah. Termasuk membahas infrastruktur hingga kondisi ekonomi di daerah.
"Ya, sepertinya antara lain begitu, ya. Tapi kelihatannya ada juga hal-hal lain seperti infrastruktur di daerah, kondisi perekonomian di daerah, dan lain-lain," kata Bima.
Wakil Mendagri, Bima Arya Sugiarto berjalan saat dipanggil Presiden Prabowo Subianto dalam pengumuman jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10/2024). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTOFoto udara petugas SAR gabungan mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Parak Jambu, Dadok Tunggul Hitam, Padang, Sumatera Barat, Selasa (25/11/2025). Foto: Iggoy el Fitra/ANTARA FOTOPetugas SAR gabungan mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Parak Jambu, Dadok Tunggul Hitam, Padang, Sumatera Barat, Selasa (25/11/2025). Foto: Iggoy el Fitra/ANTARA FOTO
Bima mengatakan, kondisi saluran komunikasi di Sumatera Utara dan Sumatera Barat masih terputus imbas banjir bandang dan longsor.
"Kami melakukan komunikasi dengan para kepala daerah. Ada Wali Kota Langsa yang tidak bisa mengakses daerahnya, ya karena baru kembali dari Jakarta, dan saluran komunikasi masih terputus di sana," ucapnya.
Bima menuturkan, pihaknya sudah mengutus Dirjen Administrasi Wilayah untuk memonitor kondisi di daerah-daerah yang terkena bencana untuk memulihkan akses.
"Karena PLN juga terputus, saya berkomunikasi, berkoordinasi dengan Wamenkomdigi, Pak Angga, yang segera dengan cepat, ya, berusaha untuk berkoordinasi dengan PLN dan para provider untuk memulihkan jalur komunikasi," terang dia.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid berjalan usai melakukan rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/1/2025). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
Komdigi Koordinasi dengan Operator Seluler
Sementara Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan, pihaknya sudah koordinasi dengan operator seluler terkait dengan kondisi sinyal di sejumlah daerah yang terputus-putus.
"Jadi, kita minta mereka terus memantau dan segera melakukan perbaikan, dan yang paling utama juga menginformasikan kepada masyarakat titik-titik mana saja yang terdampak," kata Meutya.
Meutya menuturkan, Kementerian Komdigi sudah melaporkan titik-titik yang mengalami masalah melalui websitenya.
"Tapi kita minta operator seluler juga proaktif kepada... apa, penggunanya untuk selalu memberi tahu jika ada gangguan-gangguan. Mudah-mudahan cepat diperbaiki," tandas dia.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dan juga hadir dalam rapat ini Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.