Suasana pelantikan Fauqi Hapidekso sebagai anggota MPR RI untuk menggantikan Alamuddin Dimyati Rois atau Gus Alam yang meninggal dunia, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (17/11/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
Ketua MPR RI Ahmad Muzani melantik anggota baru MPR RI pengganti Alamuddin Dimyati Rois atau Gus Alam yang meninggal dunia karena kecelakaan maut pada 2 Mei lalu.
Anggota baru itu adalah Fauqi Hapidekso, kader PKB yang berasal dari Dapil Jateng 1, sama seperti Dapil Gus Alam. Pergantian itu melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW).
Pelantikan digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (17/11). MC pelantikan menjelaskan bahwa penunjukan Fauqi berdasar pada Keputusan Presiden (Keppres) nomor 103/B.
"Kesatu, meresmikan pengangkatan antar waktu Fauqi Hapidekso sebagai anggota MPR sisa masa jabatan 2024-2029 terhitung sejak pengangkatan sumpah janji sampai dengan berakhirnya sisa masa jabatan tahun 2024-2029," ucap MC itu.
"Kedua, keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Salinan dan seterusnya, petikan Keputusan Presiden ini disampaikan kepada yang bersangkutan untuk digunakan sebagaimana mestinya," tambahnya.
Suasana saat pelantikan Fauqi Hapidekso sebagai anggota MPR RI untuk menggantikan Alamuddin Dimyati Rois atau Gus Alam yang meninggal dunia, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (17/11/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
Acara pun dilanjutkan dengan pengambilan sumpah Fauqi yang dipimpin oleh Muzani.
"Patut saya ingatkan bahwa sumpah yang akan Saudara ucapkan mengandung tanggung jawab terhadap bangsa dan negara Republik Indonesia. Tanggung jawab memelihara dan menyelamatkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945," ucap Muzani.
"Sumpah ini adalah janji terhadap Tuhan yang Maha Besar dan manusia yang harus ditepati dengan segala keikhlasan dan kejujuran. Saya harap Saudara mengikuti dan menirukan kata-kata saya dengan hikmat," tambahnya.
Muzani pun menuntun Fauqi membaca sumpah jabatannya.
"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, sesuai dengan peraturan perundang-undangan dengan berpedoman pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945," ucap Fauqi.
Suasana pelantikan Fauqi Hapidekso sebagai anggota MPR RI untuk menggantikan Alamuddin Dimyati Rois atau Gus Alam yang meninggal dunia, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (17/11/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan
"Bahwa saya dalam menjalankan kewajiban akan bekerja dengan sungguh-sungguh demi tegaknya demokrasi, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi, seseorang, dan golongan. Bahwa saya akan memperjuangkan aspirasi rakyat dan daerah yang saya wakili untuk mewujudkan tujuan nasional demi kepentingan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," lanjutnya.
Fauqi dan Muzani selanjutnya menandatangani berita acara pelantikan bersama rohaniawan yang memegang Al Quran di atas kepala Fauqi.
Fauqi lahir di Semarang pada 30 Agustus 1979. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Fauqi pernah bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang energi. Tercatat, dia menjadi direktur di PT Super Energy Tbk dari 2022 hingga 2023.
Dia juga tercatat pernah mengemban jabatan organisasi di organisasi Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama atau ISNU.
Pada Pemilu lalu, Gus Alam memperoleh suara terbanyak dari PKB dengan jumlah 86.016 di Jateng I. Sementara, peringkat kedua diraih Fauqi Hapidekso dengan 32.592 suara.