Pemain keturunan Indonesia-Belanda, Tim Geypens. Foto: Dok. pibadi Tim Geypens
Tim Geypens masih dinantikan kehadirannya untuk memperkuat Timnas U-22 Indonesia. Sementara itu di Belanda, gelandang berusia 20 tahun itu mendapat penghargaan.
Baru-baru ini, Tim Geypens mendapat apresiasi gol terbaik dari klubnya, FC Emmen. Pihak klub mengunggah informasi itu pada Minggu (23/11), yang menyatakan bahwa Tim Geypens diberi penghargaan gol terbaik yang dicetak pemain FC Emmen edisi Oktober 2025.
"Tim Geypens memenangkan gol terbaik Oktober! Selamat, Tim!" tulis ofisial FC Emmen.
Gol itu dicetaknya saat FC Emmen melawan SC Cambuur di lanjutan Liga Belanda pada 3 Oktober 2025. Geypens melepas sepakan datar terukur dari luar kota penalti, tetapi sayang timnya tetap kalah dengan skor 2-3.
Tim Geypens telah mengucap Sumpah WNI pada Februari lalu. Ia melakukannya bersama Ole Romeny dan Dion Markx. Namun sampai saat ini, hanya Geypens yang belum berkesempatan membela 'Garuda' di level usia mana pun.
Tim Geypens, pemain FC Emmen. Foto: fcemmen.nl
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memberikan update terkait pemain-pemain diaspora Indonesia. Ia menjelaskan bahwa Marselino Ferdinan (AS Trencin) dan Ivar Jenner (FC Utrecht) siap untuk bermain di SEA Games 2025, karena perizinan klub rampung.
Namun, dua pemain diaspora muda lainnya, yakni Adrian Wibowo dan Tim Geypens, belum bisa dipastikan apakah akan bergabung dengan Timnas U-22 untuk SEA Games. Adapun saat ini Adrian adalah pemain Los Angeles FC dan Geypens bermain untuk FC Emmen.
"Adrian sampai dengan saat sekarang ini, kalau Adrian sendiri sudah menyampaikan ke saya, bisa. Tapi kami diminta untuk berbicara dengan Dirtek-nya, dan saya juga aktif bicara, menyampaikan. Sekarang Sektim juga saya suruh ngejar-ngejar terus ke klubnya, dan supaya Dirtek-nya mengizinkan Adrian bergabung di akhir November ini atau awal Desember," ucap Sumardji.
"[Tim Geypens] Nah ini yang kami tunggu sebenarnya Tim ya. Prinsipnya kalau Tim ini sebenarnya jika kondisinya, kondisi cederanya membaik dan bisa, kami berharap. Waktunya masih ada, dan kalau Tim intens bicara dengan Sektim, itu dia bisa datang. Klubnya juga Insyaallah akan memberikan izin, yang pasti menunggu bagaimana supaya cederanya itu betul-betul pulih. Jadi tidak ada keraguan-raguan lagi untuk bisa berangkat," ujarnya.