Petenis Indonesia, Janice Tjen mengembalikan bola ke arah Veronika Kudermetova, petenis Rusia, pada putaran pertama kejuaraan tenis AS Terbuka, Minggu (24/8/2025). Foto: Anthony Behar/Sipa USA/Reuters
Janice Tjen telah menorehkan banyak pencapaian bersejarah sepanjang 2025. Tak heran, nama petenis 23 tahun itu masuk dalam salah satu nominasi WTA.
Janice Tjen menghiasi daftar nominasi Best Tournament Moment WTA 250. Situs resmi WTA menyoroti sejarah yang dicapainya sebagai petenis asal Indonesia, salah satunya di Sao Paulo Open yang merupakan turnamen utama WTA yang kedua bagi Janice dalam kariernya.
Janice disebut memiliki permainan apik yang mengandalkan forehand dahsyat dan backhand slice. Ia melaju ke final dengan gemilang dan tercatat menjadi petenis ketiga Indonesia yang mencapai final WTA di Era Terbuka dan yang pertama sejak Angelique Widjaja menjuarai Pattaya City 2002.
Namun sayang, Janice waktu itu gagal menjadi juara. Ia dikalahkan petenis Prancis, Tiantsoa Rakotomanga Rajaonah, yang juga masuk dalam nominasi yang sama.
Petenis Indonesia Janice Tjen saat melawan Inggris Emma Raducanu pada pertandingan putaran kedua US Open di Flushing Meadows, New York, Amerika Serikat, Kamis (28/8/2025). Foto: Mike Segar/REUTERS
Dua bulan kemudian, Janice Tjen tampil lebih baik di Chennai Open. Ia akhirnya meraih gelar juara perdananya di level WTA 250, dengan mengalahkan wakil Australia, Kimberly Birrel, pada partai final. Ia sudahi puasa gelar petenis putri Indonesia selama 23 tahun di WTA 250.
Bahkan sebenarnya, Janice berhasil mengawinkan gelar. Beberapa jam setelahnya, ia dan Aldila Sutjiadi berhasil menjuarai sektor ganda putri Chennai Open.
Adapun voting untuk Best Tournament Moment WTA 250 bisa dilakukan langsung di situs resmi WTA. Voting akan ditutup pada 1 Desember 2025, sehingga masih ada banyak waktu bagi para penggemar tenis Indonesia untuk memberikan dukungan.