Menperin Dukung Penuh Rencana Purbaya Bertemu Industri Rokok soal Cukai Tembakau - juandry blog

Halaman ini telah diakses: Views
kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Menperin Dukung Penuh Rencana Purbaya Bertemu Industri Rokok soal Cukai Tembakau
Sep 25th 2025, 21:30 by kumparanBISNIS

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang memberikan keynote speech pada kumparan New Energy Vehicle Summit 2025 di MGP Space, SCBD Park, Jakarta, Selasa (6/5/2025). Foto: Syawal Febrian Darisman/kumparan
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang memberikan keynote speech pada kumparan New Energy Vehicle Summit 2025 di MGP Space, SCBD Park, Jakarta, Selasa (6/5/2025). Foto: Syawal Febrian Darisman/kumparan

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan dirinya akan mendukung rencana Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk bertemu dengan pelaku industri atau pengusaha rokok untuk membahas cukai hasil tembakau (CHT).

Adapun Menkeu Purbaya sebelumnya menyatakan bahwa kenaikan tarif cukai rokok begitu besar dari tahun ke tahun tidak menaikkan pendapatan negara. Ia pun menyatakan akan berdialog dengan para pelaku industri sebelum mengambil keputusan mengenai penyesuaian tarif rokok.

"(Terkait rencana Purbaya) saya mendukung Menteri Keuangan. Full. Ya, full," kata Agus saat ditemui usai acara Halal Indo 2025 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Kamis (25/9).

Sebelumnya, Menkeu Purbaya menyatakan bahwa kebijakan cukai tidak selalu identik dengan kenaikan tarif. Pemerintah, kata dia, ingin memastikan setiap langkah yang diambil tidak menekan industri rokok dalam negeri.

"Pendapatan cukai (naik di 2026) itu nggak harus tarifnya naik kan. Kita mau ketemu asosiasi rokok, seperti apa langkah yang terbaik untuk cukai rokok ini," ujar Purbaya kepada wartawan di Kompleks Parlemen RI, dikutip Kamis (25/9).

Ia juga menyoroti desain kebijakan cukai hasil tembakau (CHT) yang masih belum sepenuhnya bijak. Ia menyayangkan belum adanya program mitigasi bagi pekerja yang kehilangan pekerjaan akibat menurunnya produksi industri rokok.

"Kalau kamu desain untuk memperkecil industri kan pasti sudah dihitung dong berapa pengangguran yang terjadi. Bisa dihitung kan? Makanya banyak yang dipecat kemarin kan di sana. Terus, mitigasinya apa? Apakah kita sudah buat program untuk memitigasi tenaga kerja yang menjadi nganggur? Programnya apa dari pemerintah? Enggak ada. Kok enak? Kenapa buat kebijakan seperti itu?" jelas Purbaya saat berbincang dengan awak media.

Menurutnya, pemerintah harus bisa menjaga keseimbangan antara upaya pengendalian konsumsi dengan keberlangsungan industri rokok dan nasib tenaga kerjanya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url