Tips Memilih Hijab untuk Pipi Tembam agar Kelihatan Tirus - juandry blog

Halaman ini telah diakses: Views
kumparan - #kumparanAdalahJawaban
 
Tips Memilih Hijab untuk Pipi Tembam agar Kelihatan Tirus
Feb 6th 2025, 12:00, by Adelia Sufri, kumparanWOMAN

Ilustrasi hijab ala Malaysia. Foto: ootstudio/Shutterstock
Ilustrasi hijab ala Malaysia. Foto: ootstudio/Shutterstock

Dalam memilih hijab, bukan hanya jenis kain dan bentuknya yang mesti diperhatikan, tapi juga kesesuaiannya dengan bentuk wajah. Apabila kamu memiliki pipi tembam, pemilihan hijabnya mesti ekstra teliti, Ladies.

Ada beberapa hijab yang saat dikenakan justru membuat wajah terlihat semakin bulat dan tembam. Meskipun pipi tembam biasanya dinilai menggemaskan, tak jarang juga bentuk wajah ini membuat insecure.

Beberapa perempuan biasanya merasa bahwa pipi tembam membuat wajahnya terlihat lebih lebar alias kurang proporsional. Karena itu, mereka lebih selektif dalam memilih hijab.

Nah, agar enggak salah pilih, yuk simak tips memilih hijab untuk pipi tembam di bawah ini, Ladies.

Tips Memilih Hijab untuk Pipi Tembam

Ilustrasi Hijab Foto: Shutterstock/Metamorworks
Ilustrasi Hijab Foto: Shutterstock/Metamorworks

Salah seorang content creator di YouTube bernama Riska Caca membagikan tipsnya terkait hijab untuk wajah bulat dengan pipi tembam. Apa saja?

1. Hijab kain sifon

Kain sifon memiliki karakteristik yang ringan dan tipis. Meski begitu, kain ini tidak transparan sehingga tetap bisa menutupi auratmu dengan sempurna.

Sifon cocok untuk pipi tembam karena mudah diatur, jadi kamu bisa menyesuaikannya dengan bentuk wajah. Kalau ingin membuat siluet wajah lebih tirus, sebaiknya cari hijab sifon yang memiliki pad di bagian kepala.

Kelebihan lain dari kain ini adalah tidak terlihat menumpuk di kepala karena sifatnya yang ringan. Selain itu, kain ini juga memungkinkan rambutmu tetap mendapatkan sirkulasi udara yang baik.

2. Hijab kain diamond premium

Sama seperti sifon, kain diamond premium juga mudah dibentuk dan tidak tembus pandang. Karakteristiknya sedikit kasar, berpasir, dan menyerupai kulit jeruk.

Meski begitu, kain ini nyaman digunakan karena mampu menyerap keringat dengan baik. Selain itu, kain ini tidak licin sehingga akan tetap stay di kepalamu meski beraktivitas banyak seharian.

3. Hindari hijab yang bahannya tebal dan berat

Ilustrasi hijab yang bahannya ringan. Foto: Shutterstock
Ilustrasi hijab yang bahannya ringan. Foto: Shutterstock

Ada beberapa hijab yang dibuat dengan bahan tebal dan berat. Salah satu yang populer adalah pashmina berbahan kaos.

Meskipun terasa nyaman saat dikenakan, hijab yang satu ini bisa membuat area leher lebih bervolume, sehingga wajah terlihat makin lebar.

Jika tetap ingin menggunakan hijab berkain tebal dan berat seperti kaos, pastikan cara pemakaiannya rapi dan tidak menumpuk di area leher, ya.

4. Pilih hijab dengan motif sederhana

Memakai hijab bermotif memang bisa membuat penampilan auto feminin dan elegan, tapi tak semua motif cocok untuk bentuk wajah bulat dan tembam. Sebaiknya, carilah motif yang lebih sederhana, seperti bunga-bunga kecil.

Jika ingin memakai hijab yang motifnya besar, usahakan letak motif itu ada di belakang atau depan hijab, bukan di area kepala. Semakin sedikit corak di sekitar kepala, semakin baik karena tidak terlalu menarik perhatian.

Baca Juga: Perbedaan Hijab, Jilbab, dan Kerudung yang Wajib Dipahami Muslimah

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url