Melihat Produksi Mi Glosor Legendaris di Bogor, Bisa Capai 20 Ton per Hari
24 Mar, 2024
Halaman ini telah diakses:
Views
Pekerjaan menyelesaikan pembuatan mie glosor di Bogor, Jawa Barat, Senin (18/3/2024). Foto: kumparan
Pecinta mi pastinya sudah tak asing lagi dengan mi glosor. Mi ini menjadi menu buka puasa favorit di bulan suci Ramadan.
Di Bogor, ada tempat pembuatan mi glosor yang legendaris. Di sini sudah memproduksi mi berwarna kuning itu sejak tahun 1960-an.
Pemilik dari tempat mi glosor ini saat ini bernama Eman Sulaeman (53). Dia merupakan generasi ke 3 penerus usaha mi glosor dari orang tuanya.
Pekerjaan menyelesaikan pembuatan mie glosor di Bogor, Jawa Barat, Senin (18/3/2024). Foto: kumparan
Pabrik yang berlokasi di Kelurahan Pancasan, Kota Bogor, ini setiap hari memproduksi mi glosor. Omzet penjualnya selalu meningkat ketika memasuki bulan suci Ramadan. Bahkan kata Eman, produksi bisa mencapai 20 ton setiap harinya.
"Jadi kalau di sini produksi setiap hari bukan hanya bulan Ramadan saja, peningkatan penjualan tentunya banyak di bulan puasa," katanya kepada kumparan saat dijumpai,
Eman Sulaeman menjelaskan, hasil produksi mi glosor itu di jual di seluruh Pasar yang ada di Kabupaten Bogor.
"Paling banyak pemesanan itu malah dari Bogor hampir 90 persenan, sisanya di luar Bogor kayak Cianjur," ujarnya.
Pekerjaan menyelesaikan pembuatan mie glosor di Bogor, Jawa Barat, Senin (18/3/2024). Foto: kumparan
Dia menjelaskan, butuh waktu sekitar 1 jam untuk membuat dari awal sampai menjadi mi glosor.
Bahan baku yang digunakan yakni Sagu Aren yang dibuat menjadi lengket seperti lem. Selanjutnya diberi pewarna makan, lalu dipanaskan dan diaduk, dicetak, kemudian di rebus mengunakan air panas, tahap terkahir baru dipakai minyak.
Selama bulan Ramadan, harganya naik menjadi harga Rp 6 ribu dari sebelumnya Rp 5 ribu. Kenaikan ini karena tingginya permintaan.
"Kami tetap fokus. Intinya mau besar mau kecil tetap kita produksi. Paling sulit kan mempertahankan," pungkasnya.
Pekerjaan menyelesaikan pembuatan mie glosor di Bogor, Jawa Barat, Senin (18/3/2024). Foto: kumparan