Siswa SMP AS tidak Tahu Penyebab Gempa Bumi

Halaman ini telah diakses: Views
juandry8
Pipes Output
Siswa SMP AS tidak Tahu Penyebab Gempa Bumi
Jul 20th 2011, 11:10

AMERIKA SERIKAT - Pengetahuan siswa Amerika Serikat dalam pelajaran geografi sangat rendah. Ini berdasarkan hasil tes nasional Penilaian Kemajuan Pendidikan Nasional (NAEP) yang dilakukan pada 2010. Disebutkan, hanya satu dari tiga siswa Amerika yang "mahir" pelajaran geografi.
Parahnya, siswa kelas delapan (2 SMP) tidak mampu menjelaskan penyebab gempa bumi. Bahkan, mereka tidak mengetahui negaranya sendiri karena tidak bisa menggambarkan secara akurat warga yang berasal dari barat daya Amerika.
 
Tes ini menunjukkan, siswa sekolah menengah atas tidak "mahir" dalam geografi. Skor rata-rata siswa kelas 12 (3 SMA) hanya 282 pada skala 500. Sementara pada 2001, hanya mencapai 284.
 
Ini menunjukkan, pengetahuan siswa tidak berubah dan tetap buruk. Siswa kelas empat boleh bangga karena mendapatkan nilai tertinggi meski hanya 213, mengalami kenaikan lima poin dari 2001.
 
"Geografi bukan hanya soal peta. Ini adalah disiplin ilmu yang kaya dan beragam, lebih dari sebelumnya. Sangat penting bagi siswa untuk memahami hubungan antara ekonomi, lingkungan, dan budaya global," ujar Ketua Dewan Nasional Penilaian Pemerintah, David P Driscoll seperti disitat dari NY Times, Rabu (20/7/2011).
 
Laporan ini menemukan, nilai anak laki-laki lebih tinggi dibandingkan anak perempuan di semua level pendidikan baik SD, SMP, maupun SMA. Sementara nilai rata-rata siswa kelas empat dan delapan yang keturunan kulit hitam dan Hispanik, meningkat dari tes sebelumnya di 2001.

Tes geografi dilakukan atas 7.000 siswa kelas empat, 9.500 siswa kelas delapan, dan 10.000 siswa kelas 12. Program penilaian ini digelar untuk mengevaluasi kemajuan siswa dalam pelajaran geografi dan delapan mata pelajaran lainnya.
 
Penilaian terbagi dalam tiga klasifikasi yaitu "dasar", "mahir", dan "lanjutan". Sebagian soal bertanya mengenai pengetahuan ruang dan tempat tertentu di bumi serta lingkungan dan masyarakat, termasuk dinamika spasial dan koneksi.

Misalnya, siswa kelas empat dinilai "mahir" jika mampu mengenali faktor yang mencegah erosi tanah. Sementara siswa kelas delapan dinilai "mahir" jika mampu menjelaskan efek musim hujan di India.
(rhs)

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.
If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url