Liputan6.com, Jakarta: Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua mengaku tidak mengetahui keberadaan Muhammad Nasir, yang telah dicekal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia serta Komisi Pemberantasan Korupsi, belum lama ini.
"Nasir, nggak tahu, manusia jadi-jadian kali," canda Max diiringi gelak tawa saat ditemui sebelum rapat paripurna di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/7).
Max menambahkan, Demokrat tidak akan meminta keterangan terkait pencekalan Nasir. Menurut dia, Nasir-lah yang seharusnya memberi keterangan terhadap partai. "Partai bisa apa? Kalau sudah dicekal ya itu urusan lembaga hukum. Mau reaksi seperti apa? Harusnya Nasir yang menjelaskan ke partai kenapa ia dicekal," tuturnya.
Max yang juga anggota Komisi I DPR mengatakan, keluarnya pencekalan adalah strategi lembaga hukum. "Dulu kan Nazaruddin berhasil pergi sebelum dicekal. Sekarang jadi strategi, dijadikan contoh," tandas Max.
Muhammad Nasir kaget saat mengetahui dirinya terkena cekal. Ia mengaku tidak terlibat kasus suap proyek Wisma Atlet SEA Games di Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan [baca: Sepupu Nazaruddin Kaget Dapat Cekal].(WIL/ANS)