Sabtu, 13 Agustus 2011
WHO mengatakan hari Jumat lebih 4.000 penderita kolera dilaporkan di Mogadishu, di mana sebagian besar penderita adalah para balita.

Foto: VOA Photo G. Joselow
Petugas rumah sakit Banadir di Mogadishu, memberikan perawaran terhadap seorang anak balita (12/8).
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan jumlah penderita kolera telah meningkat di ibukota Somalia, Mogadishu.
WHO mengatakan hari Jumat lebih 4.000 penderita penyakit kolera telah dilaporkan di rumah sakit Banadir, Mogadishu, tahun ini. Menurut WHO, sekitar 75 persen dari penderita penyakit itu adalah anak-anak di bawah usia 5 tahun.
Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan pihaknya sudah mendistribusikan kotak-kotak obat ke daerah-daerah yang dilanda kolera di Somalia. Obat-obatan tersebut dapat digunakan untuk mengobati hampir 2.000 penderita penyakit itu.
Sebelumnya, PBB telah memperingatkan bahwa bencana kelaparan di Somalia belum mencapai puncaknya. Badan pengungsi PBB menyatakan setiap hari rata-rata sekitar 1.500 pengungsi Somalia terus mengalir memasuki wilayah Kenya.
Pejabat-pejabat PBB mengatakan lebih dari 11 juta orang di wilayah Tanduk Afrika membutuhkan bantuan darurat.
* Harus Dilengkapi Dengan mengisi formulir ini, Anda setuju: Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sebelum mempublikasikannya. Tidak semua komentar akan kami publikasi. VOA berhak menggunakan komentar Anda dalam semua cabang siaran VOA. Syarat Perjanjian